Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Materi 3. Persaudaraan menurut Perjanjian Baru

Mencermati Arti dan Makna “Persaudaraan” (Brotherhood/Sisterhood) dalam Gereja Mula-mula serta Refleksinya dalam Gereja dan Masyarakat Masa Kini I.                     Latar Belakang Masalah Suatu nyanyian yang sering kita dengar adalah “Dalam Yesus kita bersaudara”, yang mempersatukan mereka ialah kasih. Gereja masa kini banyak tidak mempraktekkan lagi arti kata adelpos itu sebagai wujud persaudaraan antara satu dengan yang lain, ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu zaman modernisasi, cara pandang yang globalisasi, maka Kekristenan menanggapi tantangan-tantangan budaya global. Konsepsi Familia Dei atau Persaudaraan, dalam melakukan hal tersebut saya melihat hal yang seperti ini telah memudar di gereja masa kini, banyaknya pembunuhan, dendam, iri, benci, kriminalitas, tidak saling menghargai atau menghormati dan juga individualis. Bahkan dalam gereja sendiripun terlebih di perkot...

Materi 2. Etika Kristen mengenai pendirian tugu

Tinjauan Etika Kristen tentang menghormati Orang tua menurut Hukum ke V dihubungkan dengan Pendirian Tugu dalam adat kebudayaan Batak I.      Latar Belakang Masalah Kali ini kita akan membahas tentang konteks tanah atau daerah Batak, begitu banyak tugu-tugu atau makam yang begitu megah dan indah di tanah Batak, seringkali penyeminar melihat itu didaerah Toba Samosir yang menjadi mayoritas masyarakat yang mempraktikkan hal itu, sedangkan rumah-rumah nya sangat sederhana. Bangunan tugu-tugu mengalahkan rumah-rumah masyarakat Batak yang sangat sederhana. Jaminan berkat dan kutuk itu dipercayai dari nenek moyang nya dahulu. Dan juga banyak motivasi salah menghormati orang tua yang sudah mati dengan berlandaskan hormat pada orang tua yang sudah mati berdasarkan hukum taurat ke lima dan penugasan Yakub kepada Yusuf tentang mayat yang harus dibawa dari Mesir. Di kuburkan   bersama-sama leluhur, amanat orang tua harus dikubur dengan satu keluarga, Konteks suku Bat...