Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Materi 27. Kemanusiaan Yesus - Allah Sejati dan Manusia Sejati

KEMANUSIAAN YESUS I. Pendahuluan Pertanyaan yang selalu menjadi perdebatan di tengah masyarakat hingga era postmodernisme  ini adalah mengenai siapakah Yesus. Hal ini tidak hanya terjadi didalam masyarakat yang masih menggali makna dan arti dalam imannya untuk percaya kepada Yesus. Walaupun ada juga beberapa kelompok yang menggali arti tentang Yesus untuk menggoyahkan dan menjatuhkan iman Kristen atau orang-orang yang percaya kepadaNya. Secara dogmatis juga sering diperdebatkan mengenai Kristologi atau tabiat Yesus itu. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai Yesus sebagai manusia, semoga sajian kami kali ini dapat menambah wawasan bagi kita bersama. II. Pembahasan 2.1 Siapakah Yesus dalam Tinjauan Historis atau dalam Injil Sinoptik Yesus yang historis adalah Yesus yang pernah dilahirkan dan pernah hidup di dunia sebagai manusia. Keterangan yang terdapat dalam kitab-kitab Injil mengenai sejarah kehidupan Yesus tidak begitu jelas, namun ada beberapa bagian tertentu...

Materi 26. Persahabatan Menurut Perjanjian Lama

I. Latar Belakang Masalah Setelah manusia Jatuh ke dalam dosa Manusia selalu membuat kejahatan, namun sekalipun Allah kecewa atas kejahatan manusia, Ia tetap memberkatinya. Gambaran Allah tetap menandai manusia, bahkan diteruskan turun-temurun (Kej 5:1-3). Hawa digelari “ Ibu semua yang hidup” sekalipun keibuan disertai dengan penderitaan lahir batin. Ibu, yang pada awalnya menolak tanggungjawab atas dosanya, diserahi tanggungjawab atas anak-anaknya dengan segala suka dan dukanya dan ia belajar memelihara mereka. Anak pertama Adam dan Hawa diberi nama “Kuperoleh laki-laki” dengan bantuan Tuhan (yakni Kain) dan dialah yang membunuh adik serta menyebabkan susah hati pada ibu-bapanya. Sekalipun hubungan antara laki-laki dan perempuan terganggu akibat saling mempersalahkan dan saling mencurigai ia tetap berkembang dengan kegirangan dan kepahitan hati. Sekalipun berduri, ladang tetap memberi hasil yang cukup untuk menunjang hidup asalkan dilayani, diusahakan dan dipelihara sedemikian rupa s...

Materi 28. Makna Panggilan Abraham Menurut Agama Yahudi

I. Latar Belakang Masalah  Pemanggilan Abram itu akan menjadi berkat bagi seluruh bangsa dan berkat yang dimadsud ialah berkat yang berasal dari Abram dan barangsiapa yang menyembah Allah Abram. Semua umat manusia akan menyembah Allah Abram, tapi permasalahan apakah berkat itu hanya tercurah hanya kepada Israel dan keturunannya saja, ataukah kepada semua kaum di bumi. Abram adalah permulaan pengenalan akan Allah Yang Esa, setelah berbagai kesalahan yang telah dibuat manusia oleh dosa. Abram selain disebut bapa orang percaya, ia juga disebut sahabat Allah.  Ada kalanya Allah telah memberkati orang-orangNya, sehingga hal menimbulkan kesal dan iri hati bagi pihak yang tidak terberkati. Mungkinkah Ia memihak dan bertindak berat sebelah? Sungguhpun Allah dapat memberi berkat menurut kesukaanNya, meski seorangpun tidak ada yang berhak, tetapi justru berkat itu dilimpahkannya segala yang hidup, termasuk juga yang tidak dipilihNya. Bukan hanya Ishak dan Yakub dan Efraim mendapat berka...

Materi 25. Teologi Tuhan mati menurut F.W. Nietzsche dan Implikasi Etisnya terhadap pertumbuhan iman Kristen

Penulis : Binsar B.P. Siregar  Pendahuluan Kita telah mengikuti bagaimana kepercayaan dan kekuatan rasio manusia dalam rasionalisme dan empirisme berangsur-angsur memuncak pada zaman pencerahan dan juga sesudahnya dihadapi dengan sikap kritis. Dari hal ini kelihatan apa yang digempur oleh para filsuf modern, yakni alam pikir tradisional sebagaimana tampil dalam bentuk agama, takhayul-takhayul dan metafisika tradisional. Mereka berusaha memahami kenyataan dengan kekuatan-kekuatan kodrati manusia, yaitu rasionya. Pertanyaan-pertanyaan lahir kepada agama yakni pertanyaan kepada Dia yang berkuasa dan yang menjadi titik ajaran dalam agama. Keberadaan dan kesiapaan Allah dipertanyakan. Apakah Allah itu benar-benar ada? Oleh karena itu, untuk melihat lebih jauh lagi tentang teologi Tuhan mati maka penyaji akan mengupas pemikiran teologi tersebut menurut salah satu tokoh yang sangat hebat menyoroti keberadaan Tuhan, yaitu F.W. Nietzsche. Untuk mempermudah memahami sajian ini, maka penyaji ...