Langsung ke konten utama

Materi 12. Tanggapan orang Kristen terhadap masalah hidup

MASALAH BAGI ORANG KRISTEN
Setiap orang pasti memiliki masalah, tak ada satu manusia pun yang lepas dari masalah kehidupan. Masalah membuat banyak manusia mengalami rasa duka yang begitu berat, namun mengapa Tuhan sampai sekarang tidak memusnahkan langsung dosa yang menjadi penyebab masalah?
Pencobaan atau masalah tidak selalu ditandai dengan bencana dan hal yang buruk atau penderitaan. Hal yang menggoda kita dengan kenikmatan dengan madsud menjauhkan dan membuat kita melupakan Tuhan juga merupakan pencobaan.
Pencobaan tidaklah dosa, namun akan menjadi dosa ketika kita mengiyakan keinginan Iblis serta daging dan menolak keinginan TUHAN.
Jawabnya untuk melihat orang orang yang setia kepada Tuhan, agar manusia dan ciptaan lainnya melihat kemuliaan dan keadilan Tuhan. Apakah kata Firman Tuhan tentang masalah atau pencobaan?
Karena kesalahan manusia itu sendiri. Galatia 6:7 mengatakan bahwa apa yang kita tabur itulah yang kita tabur. Dosa karena kesalahan kita memang diampuni Tuhan jika menyesalinya dengan sungguh sungguh, namun konsekuensi dosa itu akan menimpa dan kita rasakan. Bisa menjadi kebinasaan apabila kita terlena dengan cobaan nikmat. 1 Timotius 6:9; Yakobus 1:15. Contoh dari ini ialah Kain yang membunuh Habel, Daud yang mengambil istri Uria, Yudas Iskariot yang menghianati Tuhan Yesus, dan lain lain.
Ujian iman yang menghasilkan ketekunan menjadi sempurna, utuh dan tak kekurangan sesuatu apapun. Memerlukan hikmat untuk memahami masalah itulah sebabnya mintalah hikmat kepada TUHAN (Amsal 4:5). Yakobus 1:2-8. Contoh dari Yusuf dijual oleh saudara saudaranya, Daniel dihukum ke gua singa, Abraham yang tidak memiliki anak, Ayub yang dicobai oleh Iblis dan lain lain.
Membuktikan kemurnian iman, kesetiaan iman dan tahan uji/ dewasa rohani, dan mendapatkan mahkota kehidupan. 1 Petrus 1:7; Yak 1:12, Yesaya 48:10, mengatakan iman yang lebih berharga dari emas yang fana yang diuji kemurniannya dengan api. Contoh adalah Daniel yang tetap setia meski harus berhadapan dengan kematian. Abraham mengorbankan harta yang paling berharganya yaitu Ishak, Paulus dengan pekerjaanNya memberitakan Injil dengan penderitaan.
Membentuk pribadi yang kuat. Diinginkan Tuhan, dan batu loncatan. Melengkapi, meneguhkan, menguatkan, mengokohkan untuk melakukan pekerjaanNya dan rencanaNya didunia ini. 1 Petrus 5:10. Seperti rajawali ditengah badai topan. Seperti menjadi pribadi yang mau mengampuni ketika orang melukai hatinya. Pribadi yang murah hati ketika miskin. Menjadi pribadi yang tulus mengasihi. Memperbaiki sifat seseorang. Agar kita selalu berpikir seperti Kristus, memikirkan masalah dengan tinjauan rohani, tidak egois dan melihat sisi dari kacamata orang lain, sabar dan mengendalikan diri, tidak menyimpan dendam dan kemarahan, agar mengucap syukur dalam segala hal, tulus, jujur, kasih, berjalan sesuai dengan pimpinan Tuhan, bekerja untuk kemuliaan Tuhan, menjaga tubuh dari kecemaran dari kemabukan dan kesesatan, membutuhkan pertolongan orang lain.
Agar manusia mengingat dan selalu berserah kepada Allah. Matius 6:13, Yeremia 33:3; Matius 7:7. Contoh bangsa Israel dan pencobaan 40 tahun di padang gurun.
Mengenal kuasa dan kasih Allah serta percaya akan pemeliharaan Allah. Bahwa Allah selalu setia melindungi orang orang yang berharap kepadaNya dan memberi kesanggupan kepada umatNya. 1 Petrus 2:9; 1 Kor. 10:13.
Siapakah yang mencobai dan menguji kita?
Manusia. Tentu yang tidak suka, iri dan benci kepada kita serta tidak mengasihi kita. Maz 5:10;12:2.
Waktu. Seperti kecelakaan dan bencana alam.
Iblis. Menurut Matius 4:1 bahwa Iblis mencobai YESUS. Menurut Yohanes 13:2 mengatakan bahwa Iblis membisikkan rencana Yudas Iskariot untuk menghianati YESUS. Akan menjadi dosa apabila pencobaan Iblis itu diterima dan menyerah kepada Iblis.
TUHAN. TUHAN tidak mencobai kita dan tidak berasal dariNya. (Yakobus 1:13), namun TUHAN mengizinkan pencobaan itu terjadi. Ayub 1:12.
Tubuh yang lemah. Terkadang masalah itu sendiri karena kesalahan kita sendiri. Matius 26:41. Yak 1:14.
Masalah timbul karena? Kemiskinan, kekayaan, kemuliaan duniawi, tidak percaya pemeliharaan Allah, menantang Allah, sujud menyembah allah lain.
Apakah jalan keluar dari masalah kita ?
TUHAN memberi jalan keluar. 1 Korintus 10:13 menjelaskan bahwa pencobaan yang kita alami adalah biasa untuk manusia.
Berpegang teguh kepada Firman Tuhan dan iman. Orang yang tidak berpegang teguh kepada Firman Allah akan jatuh kedalam masalah yang lebih dalam dan kesia-siaan. Matius 4:11 menjelaskan bahwa kita hanya menang atas pencobaan oleh karena Firman Allah. Jangan mencari jalan keluar lain dari dunia ini yang hanya akan memenjarakan kita.
Keluarga Rohani. Firman Tuhan menjelaskan bahwa keluarga rohani diharuskan untuk membantu orang yang mengalami masalah dan membantunya menyelesaikan masalahnya. Pergilah ke gereja atau persekutuan yang sehat (Pembahasan Gereja Sehat tersendiri).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 28. Makna Panggilan Abraham Menurut Agama Yahudi

I. Latar Belakang Masalah  Pemanggilan Abram itu akan menjadi berkat bagi seluruh bangsa dan berkat yang dimadsud ialah berkat yang berasal dari Abram dan barangsiapa yang menyembah Allah Abram. Semua umat manusia akan menyembah Allah Abram, tapi permasalahan apakah berkat itu hanya tercurah hanya kepada Israel dan keturunannya saja, ataukah kepada semua kaum di bumi. Abram adalah permulaan pengenalan akan Allah Yang Esa, setelah berbagai kesalahan yang telah dibuat manusia oleh dosa. Abram selain disebut bapa orang percaya, ia juga disebut sahabat Allah.  Ada kalanya Allah telah memberkati orang-orangNya, sehingga hal menimbulkan kesal dan iri hati bagi pihak yang tidak terberkati. Mungkinkah Ia memihak dan bertindak berat sebelah? Sungguhpun Allah dapat memberi berkat menurut kesukaanNya, meski seorangpun tidak ada yang berhak, tetapi justru berkat itu dilimpahkannya segala yang hidup, termasuk juga yang tidak dipilihNya. Bukan hanya Ishak dan Yakub dan Efraim mendapat berka...

Materi 3. Persaudaraan menurut Perjanjian Baru

Mencermati Arti dan Makna “Persaudaraan” (Brotherhood/Sisterhood) dalam Gereja Mula-mula serta Refleksinya dalam Gereja dan Masyarakat Masa Kini I.                     Latar Belakang Masalah Suatu nyanyian yang sering kita dengar adalah “Dalam Yesus kita bersaudara”, yang mempersatukan mereka ialah kasih. Gereja masa kini banyak tidak mempraktekkan lagi arti kata adelpos itu sebagai wujud persaudaraan antara satu dengan yang lain, ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu zaman modernisasi, cara pandang yang globalisasi, maka Kekristenan menanggapi tantangan-tantangan budaya global. Konsepsi Familia Dei atau Persaudaraan, dalam melakukan hal tersebut saya melihat hal yang seperti ini telah memudar di gereja masa kini, banyaknya pembunuhan, dendam, iri, benci, kriminalitas, tidak saling menghargai atau menghormati dan juga individualis. Bahkan dalam gereja sendiripun terlebih di perkot...

Materi 2. Etika Kristen mengenai pendirian tugu

Tinjauan Etika Kristen tentang menghormati Orang tua menurut Hukum ke V dihubungkan dengan Pendirian Tugu dalam adat kebudayaan Batak I.      Latar Belakang Masalah Kali ini kita akan membahas tentang konteks tanah atau daerah Batak, begitu banyak tugu-tugu atau makam yang begitu megah dan indah di tanah Batak, seringkali penyeminar melihat itu didaerah Toba Samosir yang menjadi mayoritas masyarakat yang mempraktikkan hal itu, sedangkan rumah-rumah nya sangat sederhana. Bangunan tugu-tugu mengalahkan rumah-rumah masyarakat Batak yang sangat sederhana. Jaminan berkat dan kutuk itu dipercayai dari nenek moyang nya dahulu. Dan juga banyak motivasi salah menghormati orang tua yang sudah mati dengan berlandaskan hormat pada orang tua yang sudah mati berdasarkan hukum taurat ke lima dan penugasan Yakub kepada Yusuf tentang mayat yang harus dibawa dari Mesir. Di kuburkan   bersama-sama leluhur, amanat orang tua harus dikubur dengan satu keluarga, Konteks suku Bat...